29 Januari 2008

Cara ber-Email Ria Yang Baik

Jika mengirim email, harap memperhatikan beberapa hal berikut:

(1) Apakah sudah menggunakan nama yang resmi (sesuai SIAKNG). JANGAN mengharapkan saya akan menghafalkan nama-nama aneh. Jika alamat email anda tidak menggunakan nama SIAKNG, harap menuliskan nama SIAKNG tersebut. Contoh,
From: joyce@keren.com
Ternyata nama SIAKNG: Juju Suruju.

(2) Gunakan subjek yang jelas.
SALAH: Subject: Ganti Mata Kuliah
Betul: Subject: Juju (0707223344) Ganti MD II dengan Anum

(3) Jangan membajak email sebelumnya.
Selalu gunakan subjek yang relevan

(4) Potong basa-basi yang tidak perlu.
Contoh: Sebelumnya saya minta maaf, jika ada kesalahan.

revisi 10.10.21-01

24 Januari 2008

UI DOT EDU

  1. Baik ''ui.edu'' maupun ''ui.ac.id'' telah digunakan secara paralel semenjak pertengahan 1990-an/awal penggunaan JUITA (Jaringan Universitas Indonesia Terpadu). Kurang tepat jika disebutkan bahwa UI ikut-ikutan beralih ke dot edu.
  2. Secara ''de facto'', mayoritas perangkat di PPSI (pernah) menggunakan domain ''ui.edu'.
  3. Prinsip-prinsip Domain Name System (DNS) yang dicanangkan oleh Paul Mockapetris dan Jon Postel (1983) tidak dimaksudkan sebagai perangkat klasifikasi pengguna Internet. DNS semata-mata merupakan sarana untuk mempermudah mengingat nama sebuah perangkat internet.
  4. Seharusnya dilihat sebagai sebuah kebanggaan, bahwa ''ui.edu'' digunakan oleh Universitas Indonesia -- dan bukan oleh India, bukan Illinois, bukan Indiana, bukan Iowa, dan seterusnya.
  5. Sejarah pengelolaan domain ''ac.id'' selama ini tidak selalu dapat dikatakan lancar dan aman. Berdasarkan prinsip-prinsip IT Audit standar, ketidak-stabilan pengelolaan domain tersebut dapat berakibat hal-hal yang kurang diinginkan.
  6. Konyol abis deh jika dalam zaman repormasi ini, masih ada pihak pelat merah yang memberikan petunjuk, bagaimana sebuah perguruan tinggi memilih domain.
revisi 10.10.21-01
 

22 Januari 2008

Partisi Server Miror

Berikut merupakan usulan pembakuan pembuatan partisi disk untuk keperluan server mirror (umpama si Komo). Untuk meningkatkan kehandalan sistem, sebaiknya disk selalu dibagi menjadi empat (4) partisi. Pada tulisan ini akan digunakan contoh disk /dev/sdd.
  1. Partisi pertama (/dev/sdd1) digunakan untuk alokasi SYSTEM lengkap. System tersebut merupakan duplikasi sistem utama (/dev/sda1) yang disalin secara berkala (3-6 bulan sekali). Dengan demikian, secara cepat, disk server yang mana pun dapat sewaktu-waktu dijadikan disk sistem utama. Ukuran partisi ini sekurangnya harus dapat menampung sistem plus beberapa ruang tambahan, yaitu sekitar 5-10 GB.
  2. Partisi kedua (/dev/sdd2) digunakan untuk semua data sistem - terutama log - yaitu /var. Ukuran partisi ini sekurangnya dapat menampung log beberapa bulan (atau tahun?), yaitu sekitar 3-6 GB.
  3. Partisi ketiga (/dev/sdd3) digunakan untuk SWAP. Ukuran partisi sekurangnya sama dengan ukuran memori sistem
  4. Partisi keempat (/dev/sdd4) digunakan untuk repositori (sisanya, ratusan GB).
Beberapa hal lainnya yang harus mendapatkan perhatian:
  1. Untuk mengurangi waktu down, disk baru sebaiknya dipersiapkan di luar server. Jadi untuk sementara, disk dipasang pada komputer lain.
  2. Disk tersebut dipartisi sesuai dengan ketententuan ukuran di atas.
  3. Keempat partisi difomat cek baca/tulis, dengan perintah seperti [X=1,2,3,4]:
    • mke2fs -c -c -j /dev/sddX
  4. Partisi 3 diformat ulang untuk SWAP
    • mkswap /dev/sdd3
  5. Jika ini merupakan disk pengganti, jangan lupa menyalin isi disk lama (pada server) ke partisi 4 disk baru tersebut.
  6. Setelah semua siap, baru mirror server di-shut-down, serta disknya diganti.
  7. Setelah UP kembali, jangan lupa mengisi /dev/sdd1 dan /dev/sdd2 dengan data yang sesuai, serta set mounting /dev/sdd4 yang sesuai.
revisi 10.10.21-01
 

    04 Januari 2008

    Urband Legend

    Heran!
    Masih banyak orang yang berpendidikan (+gaji) tinggi, tapi berlogika rendah banget. Apa nggak ada kerjaan lain daripada memforward isi dari satu milis (sampah) ke milis lainnya? Mesti bagaimana, jika menerima email dengan ciri berikut:
    1. "PENTING - MOHON DIBACA - MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT UNTUK TEMAN-TEMAN SEMUA" = email tersebut biasanya omong kosong serta tidak penting sama sekali.
    2. "MOHON PESAN INI DAPAT DILANJUTKAN KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA." = email ini pasti spam!
    3. "Anda pun dapat membaca berita ataupun informasi mengenai hal ini di situs web CNN." = Hua ha ha ha, asumsinya kita tidak akan cek dan cross-cek kr CNN.
    4. (kata mang Rimphy): Fw:Fw:Fw:Fw:Fw:
    >>>>>>>> Fw:Fw:Fw: Blablabla....
    >>>>>>>
    >>>>>>
    >>>>>
    >>>>
    >>>
    >>
    > Ini pasti isinya promosi MLM .


    Tipnya: langsung hapus saja email seperti ini!

    revisi 10.10.21-01