11 Mei 2014

Failed Windows 8 Service

Gr... belakangan ada masalah dengan Windows 8:

Failed To Connect To A Windows Service

Salah satu gejalanya ialah membuka aplikasi dan folder menjadi lemot bahkan tidak bisa sama sekali. Entah apa yang sedang dilakukan oleh para idiot di Redmond!

Penanggulangan masalah ini ialah dengan masuk ke Command Prompt dengan mode Administrator.
  • cara 1: klik kanan bendera Windows di pojok kiri bawah, lalu pilih "Command Prompt (Admin)".
  • cara 2: Search "cmd" lalu "CONTROL-SHIFT-ENTER"
Selanjutnya, jalan program "netsh" pada panel Command Prompt tersebut.

SILAKAN KLIK GAMBAR


Setelah keluar prompt, jalankan:

winsock reset

Mestinya, setelah reboot; Windows 8 anda pulih kembali.

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.



09 Mei 2014

Santiaji Pemilu Orde Baru

Era Orde Baru atau Orba (1966-1998) telah berlalu dan mungkin mulai terlupakan. Banyak hal yang pada era ini dianggap lumrah, boleh jadi merupakan hal yang sangat tabu pada era tersebut. Umpamanya, kebebasan "memilih" pada saat Pemilihan Umum (Pemilu).

Pada zaman Orde Baru, semuanya dikondisikan dengan segala cara, agar pemilu dimenangkan oleh pihak tertentu saja. Salah satu cara ialah dengan "mengarahkan" seluruh pegawai pemerintah, BUMN, BUMD yang pada saat itu berada dibawah naungan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Pengarahan tersebut dikenal dengan "SANTIAJI".

Kata "santiaji" itu sendiri berarti "pengarahan". Para anggota KORPRI suatu institusi dikumpulkan di sebuah aula/ ruang rapat. Lalu para pimpinan akan memberikan pengarahan yang betul-betul bersifat umum dan dengan nada yang relatif "netral"/ "tidak jelas". Bagi yang tidak mengerti konteks pengarahan, pasti akan terbengong-bengong. Namun pada kenyataannya -- baik perserta mau pun pemberi santiaji -- tahu sama tahu apa maksud dari pertemuan tersebut!

Agar semua berjalan "AMAN" dan "TERKENDALI", para anggota KORPRI mendapat "kemudahan" yaitu melaksanakan pemilu di kantor masing-masing. Dengan demikian, dengan mudah dapat ditelusuri, pihak-pihak yang tidak sukses melaksanakan santiaji.

Kegagalan dapat merupakan malapetaka bagi semua. Mulai dari anggaran yang dipotong, mutasi pimpinan "yang gagal", penundaan promosi, bahkan hingga pemecatan! Begitulah, sekilas "TEROR PSIKIS SANTIAJI" pada zaman Orde Baru.

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.



Ubuntu dan Bluetooth

Berikut, beberapa petunjuk/catatan untuk men-setup sistem ubuntu agar dapat digunakan untuk menerima dan mengirim berkas dari ponsel melalui bluetooth.

Pertama-tama, menginstal paket deb "blueman":
% sudo apt-get install blueman

Selanjutnya, memberi nama perangkat ubuntu (umpamanya "bluebuntu") di berkas "/etc/machine-info":
PRETTY_HOSTNAME=bluebuntu

Terakhir, seperti biasa, melakukan "pairing", umpamanya:

untuk pembesaran, silakan klik foto di atas

Dengan demikian, sistem ubuntu telah siap menerima berkas dari luar, serta akan ditampung ke folder "~/Public/".

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.




05 Mei 2014

XP Rocks!

Walau pun sudah "resmi" mati, konon Windows XP masih mengusai 26% PC "resmi" di atas muka bumi ini. Angka tersebut belum termasuk versi bajakan.

Tadi pagi (5 Mei 2014) saya mampir di CIMB Niaga "Icon" (Pondok Indah). Ternyata, bagian CS masih menggunakan Windows XP "happily ever after".... :). Konon, masih banyak ATM menggunakan sistem berbasis Windows XP.

Dari pengamatan bulan Agustus 2014, didapatkan bahwa jaringan waralaba "Indomaret" masih menggunakan Windows XP.

Siapa menyusul?