13 April 2013

Energizer LED Folding Lantern


Kesan pertama melihat lampu ini ialah -- "gile muahal sekalee..." -- yaitu Rp. 250000 di sebuah perkulakan di Ciputat. Sudah mahal, masih mesti beli ekstra sebanyak 4 batere "D".

Selama ini, biasanya membeli lampu "darurat" yang dapat diisi ulang (rechargeable). Pasaran untuk lampu seperti ini ialah Rp. 100.000 - Rp 200.000-an. Sayang sekali, aki dari lampu tersebut cepat rusak.


Lampu "Energizer LED Folding Lantern" diuji-coba menggunakan batere  ukuran D merek "Everady Heavy Duty". Pada tiga hari pertama (non-stop), lumayan terang benderang (96 lumen).


Namun selanjutnya, berangsur-angsur bertambah redup. Pada hari ke 10 (sepuluh), masih ada sedikit "sisa" cahaya.

Berhubung baru membeli bulan April 2013 ini, belum punya informasi perihal berapa lama lampu ini dapat bertahan hingga rusak. Harapannya, lebih dari lampu "darurat" yang aki-nya dapat bertahan 1 - 2 tahunan.

DISCLAIMER


This is HOW Me Do IT! Grrr... this blog memo is mainly written for OWN PURPOSES. This post is based on "Google Here, There, and Everywhere". Whether this is PLAGIARY or RESEARCH, there has never been a claim that this is an original work, nor is it necessarily the best solution, and not for Scopus consumption :). Please provide feedback, especially if you have alternative explanations. Hopefully, this note will be helpful in the future when you have forgotten how to solve this trivia problem.


DISKLAIMER


INIlah yang KUlakukan! Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, serta belum tentu pula merupakan solusi terbaik, serta bukan untuk konsumsi Scopus :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.

This is the Way!

07 April 2013

Lupa Password BlackBerry ID

BlackBerry ID jarang sekali diperlukan, sehingga menimbulkan peluang untuk lupa password-nya. Repotnya, HINT URL yang diberikan oleh pesawat BlackBerry menuju sebuah laman Web yang terlalu ramai sehingga tidak selalu mudah untuk menemukan tautan web berikutnya.
 

Jika anda terhempas ke situs id.blackberry.com, di bagian atas tengah ada tautan "Dukungan --> ID BlackBerry". Lalu, di bawah topik "Sudah memiliki BlackBerry ID?" ada tautan "Ubah kata sandi" yang akan menuju laman "Penyetelan Ulang Kata Sandi BlackBerry ID". Setelah diisi, akan menerima instruksi berikutnya melalui email.
 

Tentu saja, asumsinya tidak lupa password email! Jika lupa, cape deh!

DISCLAIMER


This is HOW Me Do IT! Grrr... this blog memo is mainly written for OWN PURPOSES. This post is based on "Google Here, There, and Everywhere". Whether this is PLAGIARY or RESEARCH, there has never been a claim that this is an original work, nor is it necessarily the best solution, and not for Scopus consumption :). Please provide feedback, especially if you have alternative explanations. Hopefully, this note will be helpful in the future when you have forgotten how to solve this trivia problem.


DISKLAIMER


INIlah yang KUlakukan! Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, serta belum tentu pula merupakan solusi terbaik, serta bukan untuk konsumsi Scopus :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.

This is the Way!

09 Maret 2013

fatsort: sortir playlist mp3

Kebanyakan mp3 player (murahan) tidak dilengkapi fasilitas sortir. Jadi, lagu dimainkan berdasarkan urutan "copy" ke dalam sistem FAT. Masalah timbul, karena kebanyakan sistem berkas modern tidak menyimpan berkas secara terurut. Jadi, untuk mendapatkan playlist mp3 (FAT) yang terurut, harus menyalin (copy) berkas satu per satu.... Cape deh...

Dengan menggunakan fasilitas "fatsort",  seluruh isi sistem berkas FAT yang tidak di-mount secara otomatis akan terurut. Caranya:

 
fatsort /dev/sdb1


pada (umpamanya) /dev/sdb1.


Pada distro K/Ubuntu, "fatsort" merupakan paket "universal". Silakan cek distro kesayangn masing-masing.




DISCLAIMER


This is HOW Me Do IT! Grrr... this blog memo is mainly written for OWN PURPOSES. This post is based on "Google Here, There, and Everywhere". Whether this is PLAGIARY or RESEARCH, there has never been a claim that this is an original work, nor is it necessarily the best solution, and not for Scopus consumption :). Please provide feedback, especially if you have alternative explanations. Hopefully, this note will be helpful in the future when you have forgotten how to solve this trivia problem.


DISKLAIMER


INIlah yang KUlakukan! Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, serta belum tentu pula merupakan solusi terbaik, serta bukan untuk konsumsi Scopus :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.

This is the Way!

25 Februari 2013

Cell Phone Charging: On or Off?

Saya mengalami kesulitan mencari judul bahasa Indonesia yang ringkas. Dari pada setengah Inggris, setengah Indonesia, saya memilih judul yang sepenuhnya berbahasa Inggris.

OK, ini kira-kira terjemahan dari judul Inggris di atas: Kalau men-"cas" atau meng-"isi" ponsel, apakah harus dimatikan, atau boleh tetap dalam keadaan hidup?

Menurut keyakinan dan kepercayaan yang banyak beredar, ponsel sebaiknya (harus) dimatikan saat di-cas. Kalau tidak percaya, silakan tanyain para "pakar penjaja ponsel" di gerai-gerai mall...  Namun hingga kini, saya belum pernah mendapatkan satu pun, dokumen bonafit yang mendukung keyakinan tersebut.

Kesimpulan:
SILAKAN MENGISI (CAS) PONSEL YANG TETAP AKTIF!
Tentu saja, "syarat dan ketentuan" berlaku. Gunakan "charger" yang asli (ori) untuk ponsel tersebut. Jika menggunakan yang abal-abal -- termasuk menggunakan port USB-- pastikan bahwa memiliki arus (ampere) yang rata dan cukup. Arus yang tidak rata tidak pernah baik untuk sebuah perangkat elektronis, sedangkan arus yang tidak cukup mengakibatkan jangka waktu lama untuk mengisi ponsel.

Selanjutnya, apakah harus "lowbat" terlebih dahulu, sebelum diisi ulang?

Jawabnya, "Ya" dan "Tidak".  "Ya" karena batere ponsel menjadi relatif lebih awet, namun "Tidak" karena terkadang tidak praktis jika menunggu ponsel sampai "lowbat" sebelum diisi. Selain itu, memang juga tergantung dari jenis baterenya. Batere lama -- terutama yang denga Cd -- cenderung memiliki memori sehingga ada baiknya baru diisi menjelang "lowbat".

Selain itu, memang ada baiknya, dalam perioda waktu tertentu -- umpama sekali sebulan -- ponsel baru diisi saat mencapai "lowbat".

Kesimpulan:
ISI (CAS) PONSEL ANDA DENGAN JADWAL YANG TERATUR.
Umpama, setiap sore pulang kantor.

Terakhir, apakah ada masalah jika ponsel di-cas semalam suntuk? Jawabnya, walau pun sistem ponsel modern memiliki pelindung arus lebih (overcharge), ada baiknya jangan men-cas ponsel yang sudah penuh.

DISCLAIMER


This is HOW Me Do IT! Grrr... this blog memo is mainly written for OWN PURPOSES. This post is based on "Google Here, There, and Everywhere". Whether this is PLAGIARY or RESEARCH, there has never been a claim that this is an original work, nor is it necessarily the best solution, and not for Scopus consumption :). Please provide feedback, especially if you have alternative explanations. Hopefully, this note will be helpful in the future when you have forgotten how to solve this trivia problem.


DISKLAIMER


INIlah yang KUlakukan! Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, serta belum tentu pula merupakan solusi terbaik, serta bukan untuk konsumsi Scopus :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.

This is the Way!

07 Februari 2013

Hidangan Tanpa Nama

Di tahun 1980an, di ujung jalan Bagusrangin, Bandung -- arah UNPAD -- terdapat sebuah komplek pertokoan. Salah satu diantaranya sebuah rumah makan bernama "Hidangan Tanpa Nama". Kini lokasi tersebut telah tergusur habis, menjadi jalan Japati dan "Monumen Perjuangan Rakyat Jabar".

Apakah ada yang tahu, jika rumah makan tersebut masih eksis, serta tergusur ke mana?

DISCLAIMER


This is HOW Me Do IT! Grrr... this blog memo is mainly written for OWN PURPOSES. This post is based on "Google Here, There, and Everywhere". Whether this is PLAGIARY or RESEARCH, there has never been a claim that this is an original work, nor is it necessarily the best solution, and not for Scopus consumption :). Please provide feedback, especially if you have alternative explanations. Hopefully, this note will be helpful in the future when you have forgotten how to solve this trivia problem.


DISKLAIMER


INIlah yang KUlakukan! Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, serta belum tentu pula merupakan solusi terbaik, serta bukan untuk konsumsi Scopus :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.

This is the Way!