24 September 2014

Memo Gado-Gado 2014

Sesuai dengan namanya, blog ini akan berisi catatan-catatan / memo singkat sepanjang 2014.

Diskless


Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.





15 September 2014

Angket Majalah Tempo 2014

Blog ini akan mengulasan seputar Angket Majalah Tempo (atau Survei Pembaca) 2014. Rancangan survei tersebut luar biasa, serta ininya membosankan dan membingungkan! Tidak habis pikir; bagaimana caranya tim Tempo akan mendapatkan masukan yang bermanfaat dari survei terebut. Jangan-jangan, hanya sekedar asal melaksanakan survei?!

"Apresiasi" jika berpartisipasi pun sangat minim yaitu sebuah posel pintar HTC Desire, beberapa Flaskdisk, serta Kaos Tempo. Jumlah nilai hadiah ini jauh lebih kecil dibandingkan nilai ruang tersebut jika digunakan untuk iklan!

Survei hanya menyediakan empat skala Likert yaitu:
(1) Selalu (2) Sering (3) Jarang  dan (4) Tidak Pernah. Tidak ada penjelasan sama sekali, perbedaan antara mengisi "Selalu" serta mengisi "Sering". Dan seterusnya. Rancangan buruk seperti itu hanya akan membuat para pembaca mengisi angket dengan asal-asalan!

Dengan skala Likert tersebut, para pembaca diminta untuk memberikan masukan terhadap "rubik-rubik" dari majalah Tempo. Emangnya kita hafal dan ingat semua rubik tersebut?

Pertanyaan berikutnya betul-betul tidak jelas: permintaan mengurut rubik yang tidak jelas.

(bersambung)












Memo:
* terdapat perbedaan antara tanggal terbit nyata dan tanggal terbit sampul
* di pamulang pasti telat
* CS Tempo tidak menghargai para pengecer.
* Daftar Isi
* lebih peduli para pengecer
*





29 Agustus 2014

B3: Bahan Berbahaya dan Beracun


(untuk pembesaran, silakan klik foto di atas)
Numpang tanya: di mana / bagaimana seharusnya membuang "B3: Bahan Berbahaya dan Beracun" seperti batere ini?

Apakah pemerintah menyediakan tempat? Atau adakah LSM yang mengkoordinasi hal ini?

Mohon petunjuk!






22 Agustus 2014

BPJS: Bikin Pasien Jadi Susah


BPJS (=Bikin Pasien Jadi Susah) Kesehatan dapat dikatakan merupakan jelmaan ASKES (=Asal Sabar Kembali Sehat :-) lama dengan steroid. Jika sebelumnya jumlah peserta ASKES sangat terbatas, kini setiap warga negara (Indonesia dan Asing) wajib menjadi anggota BPJS Kesehatan. P.T. ASKES Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan pada tanggal 1 Januari 2014 lalu.

Dari pengalaman, layanan BPJS Kesehatan ini jauh lebih tidak menyenangkan / lambat dibandingkan layanan saat masih menjadi PT AKSES Indonesia. Azas yang digunakan BPJS Kesehatan ialah "Pasienlah yang harus pontang-panting kesana-kemari mengurus administrasi rujukan."

Berikut catatan antrian saat berurusan dengan sistem BPJS:

Antrian 1: PUSKESMAS PAMULANG (2 jam). Dari Puskesmas mendapatkan rujukan spesialis ke RSUD TangSel.

Antrian 2: RSUD TangSel (2 jam). Karena spesialis terkait tidak ada di RSUD, maka dirujuk ke spesialis di RSBB Husada.

Antrian 3: RSBB Husada (3 jam). Setelah mendaftar, menunggu spesialis dengan urutan nomor 11. Karena di RSBB Husada tidak ada peralatan untuk tindakan, maka dirujuk ke RS Marinir Cilandak. Seharusnya, petugas BPJS di RSBB Husada yang membuatkan rujukan. Namun, petugas RSBB Husada (bukan BPJS) memberikan petunjuk yang MENYESATKAN, yaitu mempersilakan untuk meminta rujukan di RSUD TangSel.

Antrian untuk mengambil nomor antrian di RSUD TangSel jam 06:00 pagi.
Antrian 4: RSUD TangSel (2 jam). Ini seharusnya tidak terjadi, jika pegawai RSBB Husada mendapatkan sosialisasi yang lebih baik perihal BPJS. Mengantri untuk mendapatkan nomor antrian sejak jam 6:00 pagi, padahal petugas baru akan datang jam 7.00. Setelah mendapat nomor antrian, menunggu hingga 8:00 saat layanan BPJS dimulai. Eh, ternyata disuruh kembali ke RSBB Husada.

Antrian 5: RSBB Husada (30 menit). Karena masih pagi, proses pembuatan rujukan berjalan cukup cepat.

Antrian 6: RS Marinir Cilandak (2 + 2 jam). Menunggu ekstra 2 jam, karena lampu padam. Lalu menunggu 2 jam di loket Apotik.

Tindakan: RS Marinir Cilandak (30 menit). Setelah antri lebih dari 13 jam (tidak termasuk perjalanan), akhirnya tindakan medis selama 30 menit.

Ya begitulah, tinggal di negara dimana penguasanya menyangka, rakyat punya banyak waktu luang untuk mengantri...




20 Agustus 2014

BlackBerry Hang / Lemot

Hare gene masih pakai BlackBerry? Ya; ternyata saya masih menggunakan BlackBerry Curve 9350 (CDMA) dengan paket Esia Rp. 150.000/ 180 hari (termasuk Internet). Pesawat tersebut juga digunakan untuk berkomunikasi "WhatsApp".

Keunggulan BB9350 ialah mungil serta menggunakan tombol "QWERTY". Kelemahannya ialah batere hanya bertahan hingga sore/malam; dan kadang-kadang dalam suasana "lemot" atau "jam pasir". Jika lagi lemot, langkah pertama ialah menghapus log dengan cara:

Ketikkan dengan cepat pada saat "search":
"/"/
Maka akan muncul "Event Log (Warning)". Log ini dapat dihapus dengan tombol "menu":
MENU --> Clear Log

Langkah berikutnya ialah RESET. Untuk OS versi 7.0, reset dapat dilakukan TANPA mencabut batere. Caranya, secara bersamaan menekan tombol:
(ALT KIRI) -- (aA KANAN) -- (DEL)

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.