15 Maret 2008

Ah Sink Sink So... Ah Sink Sink So...

Hare gene... kalau mau cuci tangan tidak usah jauh-jauh ke kamar mandi! Boleh bandingin, ada berapa yang juga punya sink pribadi di kamar kerja pribadi seperti ini? Mudah-mudahan tidak ada yang menuduh bahwa catatan/blog ini juga meniru-niru ''LBDB'', Amen!.

Di ujung jauh ruang kerjaku terdapat sebuah 'wastafel' atawa 'sink'. Karena ruang sangat terbatas, di samping kiri langsung ada dispenser air minum 'Aqua'. Sedangkan di samping kanan ada kursi serba guna yang difungsikan sebagai tempat sabun cuci dan gelas kotor.

Pada awalnya, di ruang hanya ada sebuah ember untuk menampung sisa minum (kopi, teh, dst). Walau pun diberi tutup, tetap saja kurang nyaman dan agak menjijikan. Karena itu, terpikir untuk mengembangkan sistem pembuangan air sangat sederhana. Ternyata, pengadaan sink keramik merupakan komponen biaya yang paling murah, yaitu tidak sampai Rp. 500.000. Pipa pembuangan dari ruang kerja lantai dua ke bawah ternyata lebih mahal dari itu! Eh,yang lebih mahal lagi biaya menarik pipa air ledeng dari posisi yang cukup jauh!

Sapele-sapele si ria-ria... Tunkot jom amani malotom... Nabibi namala mun takkup gaol natata... Anggiku meteng-meteng ibotoku martata... (Ueee... budak leutik di parahu... ah sink sink so... ah sink sink so...:).

revisi 10.10.21-01