12 Maret 2009

SU (Super User): Tradisi Illini

Pada tahun 1988 yang lalu, saya mendapat kesempatan berkunjung ke Computing Services Office (CSO) University of Illinois at Urbana Champaign (UIUC), yang kini dikenal dengan CITES (Campus Information Technologies and Educational Services). Ketika saat itulah, saya mulai berkenalan dengan ARPAnet (kini Internet), TCP/IP, Campus Network, Socket Programming, dan sebagainya.
Salah satu tradisi yang menarik ialah password superuser (root) yang tidak disebarkan ke banyak pihak. Sebagai gantinya, setiap superuser memiliki account (UID=0) dengan password yang terpisah. Umpamanya, "sujohn", "susmith", "surms", dst. Cara ini kemudian diadaptasi oleh Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI) , Pusat Antar Universitas (PAU) Ilmu Komputer, serta Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) pada tahun 1990-an. Tradisi ini kemudian menyebar di Indonesia, dibawa oleh pihak-pihak yang pernah bekerja dan/atau kuliah di Fasilkom UI.
Cara ini mulai ditinggalkan pada awal abad 21 ini serta digantikan dengan utilitas "SUDO". Dengan demikian, tidak diperlukan lagi berbagai account dengan UID=0 tersebut. Walau pun, terkadang saya masih menemukan sisa-sisa jejak dari penyebaran tradisi ini. Terakhir, saat menginstall server SHOL.vLSM.org.

revisi 10.11.01-02