14 Mei 2009

Kembali ke MINIX

Saya mulai berkenalan dengan MINIX sudah luamaa sekale, yaitu semenjak penghujung tahun 1980-an... Pada awalnya, MINIX hanya dapat diperoleh dengan membeli disketnya pada Prentice Hall. Karena itu, pernah terfikir untuk mengembangkan sendiri sebuah kernel. Namanya pun sudah dicetuskan, yaitu "IBUNIX" -- IBUNIX bukan UNIX! Tentunya ini bukan ide orsinil. Bahkan saya percaya, banyak pemain MINIX lain yang berbagi ide/cita-cita yang serupa. Sekurangnya ada satu sobat yang betul-betul menekuni wacananya untuk mengembangkan sebuah kernel beneran sampai jadi. Namanya... Linus Torvalds!

Selanjutnya, terjadi hubungan "sambung-putus" dengan MINIX. Salah satu masalah MINIX ialah ketertinggalan pengembangan perangkat keras baru. Sukses paling akhir menginstall MINIX (3.1.2a) pada sebuah komputer beneran, terlaksana sebuah Pentium4/1700 MHz beberapa tahun yang lalu. Setelah itu, ada saja masalah perangkat keras yang timbul.

Problem perangkat keras lawas teratasi dengan melakukan emulasi. Semula, tidak ada masalah jika menggunakan Qemu. Namun kemudian, qemu terjangkin penyakit terdapat yang berhubungan dengan adaptor ethernet. Penyakit serupa juga timbul pada Virtual Box. Akhirnya, terpaksa hijrah ke VMware.

Begitulah kejadiannya... yaitu mulai kembali ke MINIX. Kalau dahulu pernah berwacana IBUNIX, eh sekarang mulai bermimpi bikin INUL -- INUL is NOT USING LINUX. Cape deh!

Catatan: Minix akan ditinggalkan serta diganti dengan Pegelinux?!

revisi 10.11.02-01