28 Maret 2011

Wacana Fasilitas Antar Jemput Pasien

Wacana ini hanya berlaku bagi kota-kota yang belum memiliki sarana taksi yang memadai seperti umpamanya, kota Bogor. Bagi yang tinggal di Bogor, serta berkendara ke Jakarta untuk mencari nafkah, berarti meninggalkan keluarga di rumah tanpa sarana transportasi. Kecuali tentu saja, jika memiliki lebih dari satu kendaraan, serta ada supir atau yang ditinggal di rumah dapat menjalankan kendaraan. Hal ini dapat menjadi masalah jika ada yang ingin berpergian, terutama jika sedang sakit.


Usulannya sederhana, yaitu bagaimana kalau pihak Rumah Sakit menyediakan fasilitas kendaraan NON-AMBULAN sebagai sarana antar jemput? Ini akan sangat membantu menanggulangi permasalahan transportasi dari pihak pasien! Fasilitas antar-jemput ini sekali gus juga akan mengatasi permasalahan kesulitan sarana parkir, karena pasiennya tidak perlu datang dengan kendaraan.

Ada baiknya, fasilitas ini jangan langsung dimasukkan ke dalam pos "usaha", karena proses sosialisasi fasilitas ini mungkin akan membutuhkan waktu yang lama.

Bagaimana?

revisi 11.03.28-01