31 Oktober 2013

Jalan MatAmerika

Hm... heboh mata-mata akhirnya sampai ke Indonesia! Surprise?! Alangkah naifnya, jika berprasangka, tidak ada negara laen yang memata-matai kegiatan di Indonesia!? Mengapa tidak? Apakah belom nonton pilem "Enemy of the State (1998)"?

Kata kuncinya ialah: LOKASI... LOKASI... LOKASI... Jika mendirikan kedutaan, carilah lokasi yang strategis! Lokasi manakah yang lebih strategis (di pusat kota) dari pada Jalan Medan Merdeka Selatan? *)  Berikut merupakan tebakan jenis peralatan yang mungkin telah ditempatkan di Jl. Medan Merdeka Selatan:
  1. Alat penyadap ponsel segala Operator. KPK saja punya, apalagi negara yang ngakunya paling canggih di dunia! Inga... inga..., kalau laen kali ponsel-ponselan di sekitar Monas, harap maklum bahwa Langley-Va, ikut menikmati percakapan tersebut!
  2. Alat penyadap komunikasi gelombang mikro. Jangan lupa, di jalan Medan Merdeka Selatan ada kantor TELKOM Gambir dan di jalan Medan Merdeka Barat ada kantor Indosat.
  3. Alat penyadap Handy-Talky. Untuk menyadap kegiatan pada pasukan pengawal VVVIP.
  4. Alat penyadap Bisik-Bisik. Siapakah yang menjamin, jika ada yang kentut di Istana Merdeka, tidak kedengaran dari Jalan Medan Merdeka Selatan?
Ini baru satu LOKASI Kedutaan. Bagaimana kalau dikombinasikan dengan dua kedutaan lainnya yang berada di bundaran HI dan di jalan Rasuna Said? Dari segitiga Kedutaan tersebut dapat menyadap satu wilayah DKI.

Mungkin, sudah saatnya diwacanakan untuk relokasi Kedutaan dari LOKASI yang terlalu strategis ke LOKASI lebih aman, seperti Bantar Gebang! Kapling-kapling bekas kedutaan tersebut, dapat dimanfaatkan untuk hal yang lebih berguna, seperti WC Umum.

*) Nama jalan dapat sewaktu-waktu berubah. Bagaimana kalau diberi nama "Jl. MatAmerika"?

l