18 Desember 2015

Logo FASILKOM UI

(untuk pembesaran, silakan klik logo ini)

(untuk pembesaran, silakan klik logo ini)

(untuk pembesaran, silakan klik logo ini)
(untuk pembesaran, silakan klik logo ini)

(untuk pembesaran, silakan klik logo ini)

(untuk pembesaran, silakan klik logo ini)

RUJUKAN

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.


19 November 2015

Tempo: Upeti Resep Obat



untuk pembesaran, silakan klik foto ini







DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.



18 Agustus 2015

Demi sepotong Flatbread

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Ini kupon untuk Flatbread PHD gratis. Namun, repot banget syarat dan ketentuannya.... Tidak jadi saja.... Cape deh!






03 Agustus 2015

Windows 10 Sudah Tiba!

Ha!?

Setelah beberapa hari menunggu, akhirnya upgrade Windows 10 "mampir" juga! Mulai sekarang menggunakan Windows 10! Jujur saja; saya tidak merasakan perbedaan nyata antara Windows 8.1 dan Windows 10.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini

Daftar Masalah

Ada beberapa masalah yang terjadi saat transisi dari Windows 8.1 ke Windows 10:
  1. Pastikan bahwa anda "rajin" mengupdate program-program tambahan yang tidak otomatis diupdate. Umpamanya program antivirus "Kaspersky Internet Security" (KIS) dianggap tidak kompatibel dengan Windows 10 sehingga tidak ikut terinstall. Akibatnya, KIS harus diinstall ulang dengan "DOWNLOAD TRAIL VERSION" terakhir. 
  2. Ada sedikit masalah pada Microsoft Flight Simulator X (FSX) yang sedikit "menjengkelkan" walaupun tidak fatal.
  3. Tidak jelas cara install ulang jika terjadi CRASH. Apakah harus mulai lagi dari install Windows 8, lalu upgrade ke Windows 8.1, lalu ke Windows 10? Cape deh!
  4. Ada yang lainnya? 

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.



14 Juli 2015

Bensin Oktan Berapa: 88, 90, 92, 95?

Sebuah SPBU (Sumur Pompa Bensin Umum) menyediakan bensin dengan beberapa jenis oktan. Pertamina, umpamanya, memasarkan bensin beroktan 88, 90, 92, dan 95 berturut-turut dengan nama "Premium", "Pertalite", "Pertamax", dan "Pertamax Plus".

Setiap kendaraan memerlukan bensin dengan oktan tertentu. Umpamanya Daihatsu Xenia 1.0 (1000cc), direkomensasikan untuk menggunakan bensin beroktan 90, umpamanya Pertamina Pertalite. Yang menjadi pertanyaan, mana yang lebih baik: menggunakan oktan di atas atau di bawah spesifikasi? Informasi yang tersedia lumayan simpang-siur. Ada yang mengatakan bensin beroktan tinggi hanya menghabiskan uang. Namun ada yang mengatakan bahwa bensin beroktan tinggi menghemat biaya. Nah, lo!

Sesuai dengan petunjuk bapak Richard Feynman (1918-1988), sebaiknya dilakukan percobaan sendiri dari pada mengandalkan rujukan yang simpang siur. Percobaan "sederhana" ini bertujuan mengukur secara "kasar" perbandingan jarak tempuh kendaraan Daihatsu Xenia 1.0 terhadap jumlah BBM (Bahan Bakar Minyak) yang digunakan.

Beberapa hal yang dapat mempengaruhi keakuratan pengukuran:

  1. Jarak tempuh diukur berdasarkan odometer kendaraan. Diketahui bahwa ada perbedaan sekitar 5% antara nilai odometer dan nilai dari perangkat lunak WAZE.
  2. Setiap pengisian BBM selalu penuh (full tank). Definisi "penuh" bervariasi dari satu SPBU dengan yang lainnya.
  3. Keakuratan perangkat SPBU juga bervariasi karena secara legal, toleransi perbedaan yang diizinkan ialah hingga 10%,
Berikut merupakan data berapa jenis BBM:

Shell V-Power (95)

Antara bulan Mei hingga Juli 2015 menempuh 3540.0 km dengan menggunakan bahan bakar Shell V-Power (oktan 95) sebanyak 294.2 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.0 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU Shell Jagorawi Km 21, TB Simatupang dan Ciputat Raya.

Berhubung hasil yang menyimpang, dilakukan uji-coba ulang. Antara bulan April hingga Juni 2016 menempuh 3601 km dengan menggunakan bahan bakar sebanyak 282.1 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.9 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU Shell Jagorawi Km 21, TB Simatupang, Bintaro, dan Ciputat Raya.

Shell Super (92)

Antara bulan Juli hingga September 2015 menempuh 4057.0 km dengan menggunakan bahan bakar Shell Super (oktan 92) sebanyak 322.9 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.4 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU Shell Jagorawi Km 21, TB Simatupang dan Ciputat Raya.

Pertamina Pertamax Plus (95)

Antara bulan Maret hingga April 2016 menempuh 2769 km dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Pertamax Plus (oktan 95) sebanyak 212.8 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 13.0 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU COCO 31.126.01 Lenteng Agung (ex Petronas) dan Jagorawi/Sentul.

Sekedar catatan tambahan, sepertinya Pertamax Plus merupakan produk yang paling tidak laku, sehingga hanya ada di SPBU tertentu.

Pertamina Pertamax (92)

Antara bulan September hingga November 2015 menempuh 3533.7 km dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Pertamax (oktan 92) sebanyak 281.9 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.6 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU COCO 31.126.01 Lenteng Agung (ex Petronas) dan Portal/Pamulang.

Pertamina Pertalite (90)

Antara bulan November 2015 hingga Januari 2016 menempuh 3607 km dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Pertalite (oktan 90) sebanyak 291.5 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.4 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU COCO 31.126.01 Lenteng Agung (ex Petronas) dan Portal/Pamulang.

Pengulangan antara bulan Juli hingga November 2016 menempuh 7313 km dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Pertalite (oktan 90) sebanyak 591.2 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.4 km. Pengisian hanya dilakukan di SPBU COCO 31.126.01 Lenteng Agung (ex Petronas).

Pengulangan antara bulan Januari hingga [masih berlangsung (2017)] menempuh [7294] km dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Pertalite (oktan 90) sebanyak [579.3] liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh [12.6] km. Pengisian hanya dilakukan di SPBU COCO 31.126.01 Lenteng Agung (ex Petronas).

Pertamina Premium (88)

Antara bulan Januari 2016 hingga Februari 2016 menempuh 1428 km dengan menggunakan bahan bakar Pertamina Premium (oktan 88) sebanyak 113.1 liter. Jadi, rata-rata 1 liter menempuh 12.6 km. Pengisian biasanya dilakukan di SPBU COCO 31.126.01 Lenteng Agung (ex Petronas) dan Portal/Pamulang.

PEMBAHASAN


Berdasarkan hasil pengamatan di atas, tidak didapatkan perbedaan menyolok saat menggunakan bahan bakar minyak yang berbeda. Namun, sangat terasa perbedaan tenaga yang dihasilkan, terutama saat menggunakan Premium.

Percobaan ini dilakukan pada kendaraan Daihatsu Xenia 1000cc keluaran tahun 2012. Lain kendaraaan mungkin lain pula hasilnya.

RUJUKAN

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.




08 Juli 2015

Hole Punch

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Kapan paling akhir pernah menggunakan "Hole Punch"? Saya sudah lupa! Dewasa ini, semakin jarang "mengarsip" kertas berlubang. Oleh sebab maka dari itu, dengan ini -- secara resmi -- "Hole Punch" dinyatakan pensiun!

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.


19 Juni 2015

Pioneer DEH-2128ZY Daihatsu Xenia

Setiap kali melepas AKI kendaraan Daihatsu Xenia 1.0 M Deluxe, maka unit radio/CD Pioneer DEH-2128ZY reset ke kondisi awal/pabrik. Dua hal yang biasanya ingin dikembalikan ke keadaan semula. Pertama, jam (waktu), dan yang kedua, mematikan "mode display demo" yang cukup mengganggu.

Berhubung hal-hal ini bukan sesuatu yang dikerjakan setiap hari, tidak banyak yang hafal/ ingat cara setting tersebut. Manual pun belum tersedia. Berikut merupakan salinan manual Pioneer DEH-2128ZY yang berhubungan dengan hal tersebut.
untuk pembesaran, silakan klik ini

untuk pembesaran, silakan klik ini


DISKLAIMER Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.





17 Juni 2015

No, Thanks!


Saya bukan penggemar Apple seperti MacIntosh, iPod, iPad, iPhone, dst. Yang terakhir pernah digunakan ialah Apple ][e pada tahun 1980an yang lalu.

Jadi hampir mendidih rasanya -- ketika tiba-tiba ada AsuSiaSih mengirimkan "hadiah" sebuah Macbook Air! Apa lagi, AsuSiaSih tersebut dapat dikatakan kurang bersahabat sejak tahun 1998 yang lalu.

Untung saja ada Den Bowo (mantan BOSS indogtw)!

Cape deh!



22 April 2015

Reset GRUB/UBUNTU setelah install WINDOWS

Kalau meng-install MS Windows pada sistem yang ada Ubuntu GNU/Linux, maka loader (GRUB) akan tertimpa. Untuk pengembalian seperti semula, perlu dilakukan langkah-langkah berikut:

a) Boot dari LiveCD/Installer UBUNTU

b) Mount sistem berkas (root file system) ke /mnt. Umpama, root file system ialah /dev/sda5:
sudo mount /dev/sda5 /mnt

c) Mounting devices lainnya:
for ii in /dev /dev/pts /proc /sys; 
  do sudo mount -B $ii /mnt$ii; done

d) CHROOT ke /mnt
sudo chroot /mnt

e) Update konfigurasi GRUB:
sudo update-grub

f) Install GRUB
sudo grub-install /dev/sda

RUJUKAN

Ask Ubuntu: Recovering GRUB after installing Windows 7

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.


http://rahmatm.samik-ibrahim.vlsm.org/p/revisi-laman-blog.html

21 April 2015

PUTTY (ssh) ke NAT VMware Player

Grrr... cara setting VMware Player berubah terus setiap pergantian versi. "Taktik" untuk versi 5, tidak lagi berlaku untuk versi 6. Sedangkan untuk versi 7, ternyata berbeda lagi!

Jadi, bagaimanakah caranya membuat Ubuntu yang jalan di atas VMware Player (NAT) dapat diakses melalui PUTTY (ssh) dari Windows?

Setelah -- google sana, google sini -- selama beberapa hari, jawabannya TERNYATA: tidak usah diapa-apain! Tinggal masukkan alamat IP dari UBUNTU, dan si Windows langsung mengerti!

CATATAN

a) Mengapa VMWare dan bukan VirtualBox? Sepertinya virtualbox kurang stabil di Windows 7. Padahal, kebanyakan PC di Lab. masih menggunakan Windows 7.
b) Mengapa bukan qemu? Wah, sudah lama tidak main qemu.
c) Mengapa tidak menggunakan bridge? Ya, banyak yang menyarankan bridge. Artinya, musti ada tambahan satu "network device".

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.



06 Maret 2015

Lego (Shell): Seberapa Rumitkah?

Shell kembali menyelenggarakan promosi "The new Shell V-Power LEGO® Collection". Jika membeli 25 liter V-Power, akan mendapatkan kesempatan untuk membeli model Lego seharga Rp. 60.000 atau khusus truk tangki Shell Rp. 70.000. BTW: Box koleksinya seharga Rp. 750.000. (argh...).

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Seberapa sulitkah, untuk merakit sebuah model Lego? Saya pribadi tidak mengalami kesulitan berarti, karena sudah mengenal Lego sejak berumur 3 tahun (1964). Namun, apa yang terjadi, jika belum memiliki pengalaman dengan Lego?

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Berikut ini, dilakukan "uji coba" merakit model Lego Ferrari F138 pada dua OB (Office Boy).

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
OB#1 -- "Juki" -- menyerah setelah berkutit selama 12 menit. Hasil akhir terlihat pada foto di atas.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
OB#2 -- "Mail" --  akhirnya juga menyerah setelah 18 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Hasil akhir OB#2 terlihat pada gambar di atas.

Kesimpulan sementara ialah, "petunjuk merakit" yang datang dengan Lego tidak terlalu mudah dimengerti, bagi yang belum biasa. Bagaimana, nih?

"PERTANDINGAN ULANG"

OB#2 penasaran dan meminta "pertandingan ulang". Namun, kembali menyerah pada menit ke 18/ langkah ke 7.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Selanjutnya, perakitan dilakukan "tahap demi tahap". Jika dinyatakan "betul", baru melanjutkan tahap berikutnya. Jika salah, disuruh perbaiki TANPA memberitahu bagian yang salah.


untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap pertama, +1 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini

 Tahap kedua, +2 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Tahap ketiga, +4 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap keempat, +5 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap kelima, +7 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap keenam, +10 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
Tahap ketujuh, +16 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap kedelapan, +18 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap kesembilan, +21 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap kesepuluh, +22 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini
 Tahap keempatbelas, +24 menit.

untuk pembesaran, silakan klik foto ini

Total waktu 24 menit, tidak termasuk menempel stiker.

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.




23 Februari 2015

Install Ubuntu 14.04 Minimum


(1) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(2) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(3) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(4) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(5) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(6) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(7) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(8) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(9) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(10) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(11) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(12) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(13) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(14) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(15) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(16) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(17) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(18) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(19) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(20) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(21) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(22) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(23) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(24) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(25) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(26) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(27) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(28) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(29) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(30) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(31) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(32) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(33) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(34) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(35) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(36) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(37) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(38) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(39) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

(40) untuk pembesaran, silakan klik foto ini

Paket Ekstra

Beberapa paket ekstra seperti "virtualbox-guest-dkms", dst:
apt-get install virtualbox-guest-dkms lxde openssh-server vim rng-tools

DISKLAIMER

Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, dan belum tentu pula merupakan solusi terbaik :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.