06 Agustus 2008

Heil Hitler!

Pemimpin negara yang paling bertanggung-jawab atas malapetaka Perang Dunia II (PDII) adalah Dul Hitler. Jika kurang kenal siapa dia, silakan mengkaji sendiri kelakuannya. So what? Pelajaran sejarah apa yang kita dapatkan?
Pada dasarnya -- apa pun yang terjadi -- seorang pemimpin yang paling bertanggung-jawab atas segala hal yang terjadi. Sang pemimpinlah yang harus membuat keputusan-keputusan, sedangkan para anak buah bertanggung-jawab untuk memberikan masukan-masukan agar pemimpin dapat membuat keputusan yang tepat. Kalau keputusan tetap dibuat tanpa mempertimbangkan masukan, sudah seharusnya anak buah tersebut mengundurkan diri.
Begitulah Hitler... memilih (memutuskan) untuk menghancurkan Jerman sebelum yang bersangkutan membunuh dirinya sendiri.

revisi 10.10.25-02

3 komentar:

  1. Bagaimana jika ternyata masukan yang diberikan adalah masukan yang salah sehingga karena ketidaktahuannya mengakibatkan keputusan yang diambil oleh pimpinan adalah keputusan yang kurang benar?

    BalasHapus
  2. Hehehe.. awas Pak ditangkap SS. Kita warga jerman bisa apa coba? Mungkin beliau paling merasa jago. Paling merasa luar biasa. Gak butuh masukan orang. Hail Hitler, lah! :D

    Yah, sabar dan ikuti saja kejatuhannya. Yang penting jerman jangan hancur. Lagian bapak kan yang ikutan memilih dia. :P

    Fuhrer emang luar biasa.

    BalasHapus
  3. Pak Yudho:
    Apa pun bentuk keputusannya, pemimpinlah yang bertanggung-jawab! Kalau tidak, buat apa digaji mahal-mahal?

    JP Mr. Blood:
    Seharusnya warga Jerman mengusir pemimpin tersebut! Ya, nggak?

    BalasHapus