29 April 2011

Omong Kosong PREMIUM

(untuk pembesaran, silakan klik foto di atas)

Lama-lama kesal juga dengan terror/kampanye hitam perihal bahan bakar Premium. Pertama-tama, mengapa tidak dibuatkan aturan yang jelas perihal peruntukan Premium "Subsidi" tersebut?
Kedua, pihak yang dinyatakan "tidak mampu" tersebut akan menggunakan Premium untuk apa? Aha, ternyata mereka "mampu" memiliki kendaraan?! Bukan untuk kendaraan? Mengapa dijual bebas di SPBU?!
Semoga 2014 lebih baik!

revisi 11.04.29-00

1 komentar:

  1. Itulah salah kaprahnya manajemen negeri ini. Kita semua paham bahwa subsidi BBM hanya akan membuang-buang uang negara.

    Tetapi, bagaimanapun juga, pemerintah "sangat perlu" untuk memberikan subsidi ini dan tidak mampu untuk menghapuskannya. Ini dikarenakan pemerintah ingin menunjukkan "itikad baik" kepada masyarakat Indonesia.

    Dengan kata lain, pemberian subsidi BBM hanyalah sekedar politik pencitraan pemerintah.

    Tetapi sebenarnya, bilamana pemerintah mencabut subsidi BBM, ada kemungkinan tingkat inflasi akan berkurang. Dan, karena barang-barang menjadi lebih mahal, masyarakat Indonesia akan cenderung lebih suka untuk memangkas pengeluarannya.

    Walaupun barangkali, ini juga akan mempengaruhi tingkat pengangguran, alias membuat pengangguran dalam jangka pendek meningkat.

    Tetapi saya yakin, jikalau subsidi dihapuskan, walaupun dalam jangka pendek terjadi banyak yang kurang baik, seperti harga barang naik, tingkat pengangguran naik, dan lain sebagainya, tetapi itu hanyalah efek sementara. Untuk jangka panjangnya, kondisi perekonomian akan menjadi lebih baik.

    BalasHapus