13 Februari 2021

Dukung Independensi Tempo?!

Dukung Independensi Tempo

 
Zaman membeli koran/majalah di pinggir jalan telah lama berlalu! Dahulu, di setiap simpang lampu merah yang padat, terdapat puluhan penjual! Dalam setiap jalur saja terkadang ada dua penjual: satu dekat lampu merah dan yang satu lagi di ujung jauh. Jadi pada jalan dengan tiga jalur, berpotensi ada hingga 3 x 2 x 4 = 24 penjaja! Tentu saja dapat dimaklumi, jika judul muka (headline) dibuat sensasional agar menarik perhatian.

Saya SANGAT TIDAK SENANG dengan judul-judul sensasional, pendapat satu pihak, dan tidak jelas, apa lagi kalau HARUS MEMBAYAR untuk itu. Internet itu sudah penuh dengan CLICK BAIT seperti itu, tanpa harus membayar. Saya juga SANGAT TIDAK SENANG jika BACAAN YANG SAYA BAYAR, sering BERPIHAK pada sebuah opini / faham dari PENERBIT tersebut. Belum lagi, jika QC (Quality Control) yang amburadul tanpa pernah ada upaya perbaikan yang nyata. Kalau ada penerbit berkualitas Washington Post dan/ atau Reuters.TV; mengapa saya harus mendukung penerbit berbayar yang tidak mau berbenah?

Orang tua saya (dahulu) berlangganan Tempo sejak awal terbit di tahun 1970an. Saya (dahulu) membeli koran Tempo di pinggir jalan. Saya (sekarang) berlangganan koran Tempo digital hingga 27 Agustus 2023.

NAMUN, jika tidak ada kemajuan/perubahan nyata...  kita lihat saja nanti!


DISKLAIMER


This is HOW Me Do IT! Grrr... memo blog ini terutama ditulis untuk KEPERLUAN SENDIRI. Tulisan ini berbasis "Google Sana, Google Sini, Coba Itu, Coba Ini, Lalu Tanya-tanyi". Entah ini PLAGIAT, entah ini RISET, yang jelas tidak pernah ada klaim bahwa ini merupakan karya asli, serta belum tentu pula merupakan solusi terbaik, serta bukan untuk konsumsi Scopus :). Mohon kiranya memberikan tanggapan, terutama jika memiliki solusi alternatif. Semoga catatan ini akan bermanfaat di masa mendatang, saat sudah lupa cara menyelesaikan masalah trivia ini.

Qapla, Jolan Tru!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar